Loading...
ArtikelSystem Pendingin

Mengatasi Mesin Mobil Overheat di Perjalanan

Fenomena temperatur mobil naik diperjalanan dan terkadang sampai berasap keluar dari balik kap mesin terkadang membuat kita panik dan binggung mengatasi selama diperjalanan.

Sahabat Sejati Bengkel tidaklah perlu risau dan binggung jika mengalami hal ini karena ada banyak solusi dan penyebabnya dan mungkin sangatlah sederhana dan ternyata tidak berakibat fatal atau membuat kita berpikir jauh negatif dan seolah olah akan membuang biaya tak terduga dalam perawatan mobil sahabat Sejati Bengkel. Padahal perawatan rutin atau berkala sudah dilakukan namun masih saja terjadi temperatur naik dan muncul asap putih keluar dari kap mesin mobil Sahabat Sejati Bengkel.

Mari kita uraian dimulai dari pengecekan 

Periksa Reservoir Tank (tampungan air Radiator)

Sebelum memanaskan mobil yuk kita biasakan mengecek mesin terlebih dahulu dengan tahapan sebagai berikut:

  • Mengecek Deep Stick Oil Mesin
  • Reservoir Coolent (tempat cadangan air radiator)
  • Reservoir Wiper (tempat tampungan air untuk wiper)

Namun saat ini kita akan bahas mengenai RESERVOIR COOLENT TANK sebagai dasar utama salah penyebab mobil mengalami overheat diperjalanan. Reservoir Coolent berfungsi sebagai tempat tampungan dan cadangan dari sirkulasi pendinginan pada mesin mobil sahabat Sejati Bengkel.

Reservoir Coolent Tank bertugas menampung penguapan air radiator akibat panas pada radiator serta tekanan air radiator yang naik disebabkan adanya panas berlebih yang terjadi pada system kinerja mesin mobil sahabat Sejati Bengkel dan akan kembali mengalirkan ke radiator jika terdapat kevakuman pada system pendingin mobil sahabat Sejati Bengkel.

Pada reservoir coolent tank ini terdapat tanda Full dan Low, maksud dan tujuan diterapkan tulisan pada reservoir coolent tank ini supaya kita mengisi water coolent tidak melebihi dari batas ketentuan yang sudah ada, Mengapa hal ini terjadi? tentunya sahabat Sejati Bengkel masih binggung bahkan sering tidak mengetahui maksud dan tujuan dari penulisan itu sehingga yang terjadi banyak dari kita mengisi water coolent pada reservoir coolent tank melebihi dari ambang batas yang telah tertulis pada water coolent tank.

Mari kita detailkan lebih jauh secara maksud dan tujuan dari adanya penulisan pada reservoir coolent water tank.

Pada gambar diatas adalah batasan pengisian pada posisi Full dan Low berarti kita wajib melakukan penambahan water coolent, mengenai penyebab kebocoran dan kekuragan dari water coolent tersebut akan kita bahas lebih detail pada konten berikutnya.

Periksa Tutup Radiator

Hal ini sangatlah penting dan terkadang disepelekan oleh kita semua karena dianggapnya hanyalah sebagai penutup saja. Padahal disini berfungsi sangat penting dalam sirkulasi pendinginan terutama dalam proses kerjanya thermostat dan reservoir water tank. Masalah utama pada Tutup Radiator ini biasanya akibat faktor usia komponen yang diakibatkan dari tekanan panas dan kondensasi proses system pendinginan pada system mesin mobil Sahabat Sejati Bengkel.

Pengantian tutup radiator ini sebaiknya setiap 40.000 km untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Jika tutup radiator ini bermasalah dapat menyebabkan temperatur mesin cepat panas dan menjadikan overheat pada kinerja mesin.

Itulah beberapa hal yang wajib kita cek pada system pendingin mobil sahabat Sejati Bengkel dan pembahasan masing masing fungsi kerjanya akan kita bahas secara terpisah dilain konten.

Bagaimana mengatasi masalah Mesin Terlalu Panas/Over Heat jika terjadi diperjalanan secara tiba tiba.

Langkah- langkah apabila temperatur mesin terus naik maka yang wajib dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Segera merapat kebahu jalan atau jika indikator temperatur belum sampai mentok teruslah berkendara (sebisa mungkin dengan cara gas kemudian netralkan gigi dan lepas pedal gas supaya mobil meluncur sendiri tanpa beban) dan mencari tempat terdekat yang ada sumber air.
  2. Matikan mesin dan buka kap mesin lalu biarkan saja dan amati dari mana sumbernya (biasanya reservoir water tank terdapat suara mendidih) maka dapat dipastikan system kerja pendingin tidak bekerja sempurna.
  3. Setelah beberapa menit dan tidak terdengar suara mendidih kemudian kita buka tutup resevoir water tank tersebut dan hati hati biasanya akan keluar uap panas yang berasal dari proses mendidihnya air pada reservoir water tank.
  4. Raba body badan radiator, jika dirasa sudah dingin ambil lap Kanebo dan basahi kemudian buka tutup radiator secara pelan 10 derajat arah membuka dan amati sejenak. Jika masih ada uap berasap dari tutup radiator kita diamkan sampai uap tersebut hilang kemudian dilanjutkan membuka sedikit dan amati lagi hingga tutup radiator terbuka bebas.
  5. Siapkan Water Coolent atau air yang ada dan hidupkan mesin secara idle lalu kita isi air tersebut kedalam radiator dengan mesin tetap hidup sampai penuh dan reservoir water tank juga kita isi, jika radiator sudah penuh jangan ditutup dahulu tetapi isi terus dan siram body radiator sampai body radiator benar benar dingin dan mesin tetap stasioner/idle.
  6. Amati secara detail saat mengisi air ke radiator jika terlihat air berbuih lakukan pengisian air secara pelan pelan hingga penuh dan mengikuti langkah tahap ke 5 diatas.
  7. Jika body radiator sudah dingin maka kita matikan mesin dengan melihat air yang berada di dalam radiator apakah berkurang atau tetap atau bahkan menyembur. (menyemburkan air panas jika secara tiba tiba menuang air terlalu banyak atau tidak memperhatikan langkah ke 6 diatas). setelah dimatikan kita diamkan dan amati jika air kemudian tenang didalam air radiator maka dapat dikategorikan melanjutkan perjalanan akan tetapi sebelum melanjutkan kita wajib mengecek dari sisi fan apakah bekerja sempurna atau tidak.
  8. Pemeriksaan Fan untuk mobil saat ini adalah menyalakan AC jika saat AC pada posisi on maka extra fan akan berputar jika tidak berputar maka dapat dipastikan sumber over heat adalah matinya extrafan.
  9. Tahap tahap diatas jika dilakukan dengan tepat maka kita dapat melanjutkan perjalan dan dapat menentukan penyebab penyebab mesin over heat dan menuju ke toko spare part untuk menganti yang sudah terindentifikasi atau menuju ke bengkel terdekat.

Hal hal tersebut diatas kita jelaskan secara run down berurutan supaya menghindar terjadi leaking pada silinder yang dapat menjadikan biaya besar perawatan mobil sahabat Sejati Bengkel. Perlu Sahabat Sejati Bengkel ketahui bahwa sebelum mesin overheat biasanya dapat diindentifikasikan dengan tiba tiba AC mobil sahabat Sejati Bengkel menjadi panas, hal ini terjadi karena ECU memerintahkan system AC untuk cut off dan bertujuan mengurangi beban kinerja mesin.

Demikian informasi tips penanganan yang sederhana dan menghindari biaya biaya yang terduga akibat efek overheat dan dapat melanjutkan perjalan kembali sampai tujuan dengan selamat.

Semoga bermanfaat dan selamat beraktifitas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Hallo apa kabar Sahabat Sejati Bengkel
Ada yang bisa kami bantu?