We Are Different From The Others

CHANNEL YOUTUBE


 

ARTIKEL LAIN


 

Pergantian OLI KOMPRESSOR AC Mobil adalah Bisnis

Sahabat SEJATI Bengkel tentu sering mendengar dan dengan bahasa upselling saat melakukan perawatan AC mobil yaitu MENGANTI OLI KOMPRESSOR secara berkala. Secara teknikal sejati bengkel akan emberikan informasi secara tepat kepada Sahabat SEJATI Bengkel bahwa hal tersebut adalah Upselling serta tidak tepat guna. Mengapa hal ini terjadi ? Upseling pengantian oli kompressor menjadi trend saat ini, sejarah ini terbentuk karena adanya mesin recovery yang ada dipasaran dan merupakan bagian dari pada skema bisnis itu sendirinya sebagai bagian dari efektifitas mesin itu sendiri.

Pada dasarnya mesin recovery berfungsi sebagai penampung refrigerant yang dikeluarkan dari system AC mobil tersebut dikarena pada saat itu refrigerant R12 belum ramah lingkungan, namun seiring perkembangan jaman refrigerant type R134a adalah refrigerant ramah lingkungan dan dapat mengurangi kerusakan ozon pada lampisan bumi kita.

Namun dengan kemajuan teknology dan cara berpikir manusia maka dibuatlah mesin recovery sebagai prinsip ekonomi dengan fungsinya menampung refrigerant pada system AC mobil dengan metode menampung refrigerant dan dikembalikan kepada system AC mobil tersebut setelah melalui proses pemisahan oli kompressor pada system mesin recovery itu sendiri. Sesuai dengan namanya mesin recovery yaitu mesin yang mendaur ulang.

Tetapi sangat disayangkan yang terjadi bukanlah pengetahuan yang diberikan kepada konsumen dalam hal perawatan AC mobil tetapi lebih pada orientasi bisnis dan yang dijual kepada konsumen adalah pengantian oli kompressor ac mobil.

Mengenai cara kerja mesin Recovery AC mobil Sahabat SEJATI Bengkel dapat mempelajari dan menjelajah melalui google. Namun pada hari ini kita akan membahas tentang pengantian Oli Kompressor yang banyak digaungkan diluar sana.

PENGANTIAN OLI KOMPRESSOR AC Mobil adalah BISNIS

Mengapa SEJATI Bengkel membahas seperti ini supaya sahabat SEJATI Bengkel dapat memahami cara kerja AC mobil dan tidak mudah terpengaruh bahasa pengantian berkala Oli KOmpressor AC mobil dan sekaligus pengantian refrigerant. Oli Kompressor pada AC mobil bekerja pada system dimana kondisi dalam keadaan tidak ada celah udara didalamnya, sehingga oli yang berada pada system tidaklah menjadi hitam karena sifat oli akan menjadi hitam jika terkontaminasi oleh udara. Dari kajian ini tentu dapat dimengerti bahwa bahasa oli kompressor menjadi hitam jika terjadi kebocoran pada system AC mobil tersebut, dimana didalam system terkontaminasi udara.

Sebagai informasi logika Sahabat SEJATI Bengkel dapat mencoba dengan oli merk apapun biarkan pada udara terbuka dengan tidak ditutup maka niscaya oli akan berubah warna dan yang terjadi sifat kimia dari oli tersebut menjadi berubah karena adanya kontaminasi udara. Sedangkan pada system AC mobil tidak ada udara didalamnya dan oli yang dipergunakan adalah oli syntectic khusus dimana memiliki titik didih dan beku yang berbeda dengan oli lainnya sesuai dengan cara kerja dari Kompressor AC itu sendiri.

Dari gambar diatas kita dapat menjelaskan secara detail hasil dari penampakan oli kompressor AC mobil tersebut. Jika kita ingin menyakinkan bahwa oli tersebut masih baik maka mintalah alat recovery pemisah tersebut membersihkan system slang penarik dan pengisi oli atau refrigerant pada mesin tersebut untuk dikalibrasi kembali atau ganti selangnya maka niscaya oli kompressor sahabat SEJATI Bengkel akan tetap bening atau berwarna kuning sesuai dengan spek dari pabrikasi oli kompressor dari mobil tersebut dengan catatan bahwa system ac mobil Sahabat SEJATI Bengkel berkerja dengan baik tanpa kerusakan.

Dari gambaran dan penjelasan ini kiranya dapat dimengerti bahwa penganti oli kompressor AC mobil adalah bisnis belaka, bagaimana lebih detailnya kita akan kupas tuntas tentang oli kompressor ini pada channel youtube sejati bengkel dengan nama channel Solution Tv Official.

Semoga bermanfaat.

Oli Synthetic VS Mineral

PELUMAS SYNTHETIC MESIN KENDARAAN

Berbeda dengan Pelumas biasa yang menggunakan bahan dasar dari Minyak Mineral (bumi) yaitu dari Naphtenic Oil dan Parafinnic oil, minyak Pelumas Synthetic ini dibuat dari bahan kimia.

Minyak Pelumas Synthetic ini digolongkan  dari : minyak Pelumas Murni (pure) Synthetic atau Semi Synthetic (Campuran dari minyak mineral dan synthetic).

Minyak Pelumas Synthetic Konventional/biasa

untuk engine oil dibuat dari   bahan-bahan: Alkylated Aromatics, Olefin Oligomers, Dibasic Acid Ester, Polyol Esters dll.

Minyak Pelumas Synthetic Yang Sudah Diproses Dengan Nano Teknolo.

Sebagai contoh boron Nano Technology ditambah Potasium Silicate danBorat dibuat menjadi Nano Partikel dalam faty acid; Nano Diamonds Tungsten Dimetion, dll. Yang menghasilkan viskositas yang rendah tetap mencegah friksi dengan baik, dimana bila viskositas rendah pada pelumas biasa akan mengakibatkan friksi yang besar hingga terjadi yang disebut Boundary  Condition yaitu dimana lapisan pelumas sudah demikian tipisnya, hingga metal dengan metal bertemu hingga terjadi keausan, berbeda dengan minyak pelumas biasa dimana molekulnya dibandingkan dengan Nano Teknologi molekul akan lebil kecil dan berbentuk bulat, hingga pelumas lebih licin.

Minyak Pelumas Synthetic Yang Sudah Melalui Proses Hydrocraker

dimana Bahan dasar minyak pelumas tersbut dibuat menjadi gas hingga molekul yang berat akan turun, dan yang keluar cair hingga benar benar didapat pure.

Minyak Pelumas Synthetic Dari Gas Alam

Gas Alam direaksikan dengan Oksigen murni untuk mendapatkan Synthetic Gas, kemudian dimasukan kedalam reaktor untuk diubah menjadi synthetic crude, kemudian dimasukan ke Hydrocracker dan keluar menjadi bahan dasar Pelumas Pure Synthetic

Kelebihan minyak pelumas ini adalah :

  • Mempunyai Viscosity Index ( Index yang menunjukkan kemampuan visco-sitasnya tetap stabil atas perubahan temperatur) yang sangat tinggi.
  • Mempunyai kestabilan oxidasi yang lebih baik.
  • Dapat digunakan pada temperatur yang rendah.
  • Tingkat volatility yang rendah.
  • Sangat bersih.

Demikian dari minyak pelumas synthetic  memang terdapat keunggulannya, dibandingkan dengan mineral oil yaitu :

  • Mempunyai kestabilan terhadap oksidasi dan perubahan temperatur yang baik
  • Mempunyai kemampuan membasahi metal yang baik pada temperatur tinggi hingga mencegah endapan kotoran yang terbentuk menempel pada metal, menyebabkan permukaan metal yang panas tetap bersih
  • Dapat mengalir dengan baik pada temperatur rendah, mempunyai Titik Beku yang rendah
  • Mempunyai tingkat penguapan yang rendah
  • Mempunyai lapisan film pelumas yang kuat walaupun pada viskositas yang rendah.
  • mempunyai kelicinan yang baik

Disamping keunggulan Minyak Pelumas Synthetic mempunyai kelemahan :

  • Harga yang mahal dibandingkan dengan Minyak Pelumas Biasa (Mineral dari minyak bumi).
  • Minyak Pelumas ini menggunakan bahan2 additive yang khusus yang berbeda dari Minyak Pelumas Biasa.
  • Beberapa dari antaranya dapat merusak seal dimana bila mesin sangat membutuhkan seal yang melekat ketat, akan bocor.
  • Tingkat penguapan lebih rendah dibandingkan dengan Minyak Pelumas Biasa yang kental.

Sekarang yang menjadi pertanyaan : Benarkan Minyak Pelumas Synthetic dapat digunakan pada kendaraan hingga 10.000 km ?

Bila dilihat dari keunggulannya kita yakin memang dapat mencapai pemakaian 10.000 km, tetapi mengingat Suhu Udara di Indonesia, terutama Jakarta, kondisi Bahan Bakar, tingkat kemacetan ( hingga waktu pemakaian yang seharusnya sesuai dengan km, menjadi lebih lama)hingga mesin bekerja terus menerus.

Baik, sebelumnya kita bahas bagaimanakah minyak pelumas mesin bekerja pada kendaraan anda ?

Baiklah sekarang kita perhatikan apa yang terjadi saat mesin bekerja :

Bensin dan Solar sedikit berbeda maka proses kimia dari pembakaran bahan bakar pun berbeda, dari semua itu serangan asam mineral yang kuat seperti terlihat diatas : Sulfuric acid, hHydrochloric acid dan Hydrobromic acid yang terbentuk hasil oksidasi akan menyebabkan dan mempercepat lepas atau menipisnya metal dari piston ring dan dinding cylinder dan juga bearing, sulfuric acid muncul akibat oksidasi (pembakaran) sulfur yg terdapat di bahan bakar, demikian pula Halogen acid yang berasal dari additive lead (timah) yang terdapat pada bensin. Semua acid yang muncul akibat pembakaran akan bercampur dalam minyak pelumas dan cenderung akan mengakibatkan kerusakan akibat karat, penyumbang terbesar dari terbentuknya asam2 tersebut adalah Air (H2O) ini adalah produk yang terbesar dari proses pembakaran yang muncul saat tekanan gas diruang pembakaran tinggi dan temperatur mesin yang masih dingin, misalnya saat menstart kendaraan dipagi hari dan selama pemanasan.

Jadi asam kuat akan muncul saat pembakaran dimana dalam bahan bakar terdapat sulfur dan halogen compound yang bergabung dengan air, juga dari pembakaran yang akan membuat metal mesin menjadi lunak karena asam.

Maka dibutuhkan zat tambahan (additive) dalam pelumas untuk menanggulanginya, misalnya :

Alkaline metallo organic detergent untuk mengontrol korosi dengan menetralkan acid.

Ashless dispersants mengontrol korosi dengan membuat acid dalam pelumas agar tidak dapat menyentuh metal

Anti wear yang mengontrol korosi bearing dengan mengurangi serangan acid2 tsb dengan membentuk lapisan film pelindung pada metal.

Zat2 ini akan bertempur terus menerus dengan acid yang muncul, makin diperpanjang pemakaian pelumas maka zat2 tersebut akan semakin lemah.

Demikian pula hal nya dengan minyak pelumas dengan dasar synthetic, bagaimanapun lebih tinggi kemampuannya dibanding dengan minyak pelumas biasa akan menghadapi acid tsb, belum lagi dengan kwalitas dari bensin ataupun solar dalam negeri.

DEPOSIT YANG TERBENTUK PADA MESIN BENSIN.

Deposit yang yang dihasilkan terbanyak pada saat temperatur rendah, biasanya saat menstart kendaraan dipagi hari dan perjalanan yang dilakukan dengan jarak yang pendek, dimana bagian mesin hanya sebagian yang panas.Kondensasi dari air  akibat dari pembakaran akan bercampur dengan pelumas dan deposit endapan menjadi problem utama.

Deposit yang lainnya adalah pembakaran yang tidak sempurna yaitu reaksi dari bahan bakar yang tak terbakar dengan nitogen oxide NOx  dan Deposit dari residu hasil pembakaran  dari bensin yang menggunakan timah untuk antiknock compound. (Apakah premium dalamnegeri masih menggunakan timah ?)

Pada temperatur kerja yang tinggi oxigen akan bereaksi pula dengan minyak pelumas sendiri hingga menghasilkan  asam organik yang sama.

Pengaruhnya Terhadap Viscositas

Disamping mengakibatkan korosi, viskositas minyak pelumas juga akan terpengaruh dengan adanya deposit dan endapan, sebagaimana kita ketahui  viskositas adalah sangat penting sbb :

Bila mesin dihidupkan maka akan terjadi kontak antar metal yang bergerak, Nah disinilah fungsi pelumas, yaitu untuk memisahkan part part metal tersebut hingga tidak bergesekan satu sama lain, yaitu dengan terbentuknya lapisan pelumas dengan ketebalan yg sangat tipis, yang mempengaruhi tebal tipisnya lapisan ini adalah viscositas. Dari waktu kewaktu pemakaian mesin, minyak pelumas harus dapat mempertahankan viscositasnya baik pada perubahan temperatur kerja maupun lama pemakaian mesin.

Bila viskositas menjadi terlalu kental maka akan terjadi :

  • Kesulitan saat menstart kendaraan
  • Tenaga yang dihasilkan jadi berkurang juga pendinginin mesin
  • Pemakaian bahan bakar bertambah
  • Keausan dari metal2 yang bergesekan saat starting bertambah
  • Temperatur mesin naik

Bila viskositas menjadi terlalu encer :

  • Pemakaian pelumas bertambah
  • Terjadi kebocoran minyak pelumas
  • Mesin menjadi berisik karena lapisan film pelumas tidak mampu menahan beban dari metal2 yang bergesekan
  • Keausan menjadi bertambah besar

Untuk menetapkan umur pelumas untuk mesin diperlukan pengetesan secara periodik dari minyak pelumas bekas yang  sedang digunakan, dan ini pun berbeda dari tiap negara, karena dari kwalitas bahan bakar yang digunakan misalnya, di Amerika, Jepang dan Indonesia; suhu yang berbeda; tingkat kemacetan yang berbeda.

Dengan demikian Produsen kendaraan diindonesia tidaklah bisa menentukan umur pemakaian pelumas seperti dinegara lain, sekalipun untuk pelumas synthetic, telah banyak terdapat terjadi, khususnya untuk motor2 kecil, dimana terjadi kerusakan pada mesin, berbagai alasan dikemukakan ada yang menyatakan pelumas synthetic gampang menguap, terlalu encer dsb, hal ini menunjukkan ketidak siapan dari produsen untuk menetapkan umur dari minyak pelumas synthetic, lagi2 yang menjadi korban adalah konsumen.

Adapun pengetesan yang dimaksud adalah :

Pengetesan secara periodik hingga KM yang ditetapkan dari minyak pelumas yang sedang digunakan, yaitu meliputi Test :

Penampilan dan aroma dari pelumas

Warna dari pelumas

Kandungan air dari pelumas

Pengenceran oleh bahan bakar

Penambahan viscositas

Pengurangan viscositas

Kandungan  yang tak larut dari jelaga dari oksidasi bahan bakar

Kandungan asam dalam minyak pelumas

Keausan dari Metal :

  • Aluminium dari piston dan bearing
  • Chromium dari rings, cylinder liner, air pendingin
  • Copper dari bearing dan bushing
  • Sylicon dari kandungan debu udara
  • Iron dari engine part
  • Lead dari bearing
  • Sodium dari air pendingin

Semua perubahan dari pelumas ada limitnya dan tidak boleh melebihi limit tsb.

Sudahkah produsen di Indonesia melakukan Test tersebut ? untuk kondisi di Indonesia, bila belum dan ragu sebaiknya gunakan minyak pelumas synthetic anda dibawah 10.000 km.

Pentingnya perawatan REM daripada Tune Up

Apa kabar Sahabat Sejati Bengkel dimana berada? senantiasa kita panjatkan puja dan puji syukur kepada Tuhan YME atas segala berkah dan hidayahnya. Hari ini kita akan belajar dan mengajak sahabat Sejati Bengkel untuk bersama sama turut mencegah terjadinya kecelakaan disaat berkendara terutama mengunakan mobil, truk atau bis.

Tanpa pernah kita sadari dan sudah menjadi kebiasaan pada umumnya para pemilik kendaraan roda empat atau lebih, menyukai dan memperhatikan pengantian oli pada perawatan kendaraannya. Tetapi mereka kurang menyadari tentang arti keselamatan berkendara, masyarakat pada umumnya hanya fokus pada rambu rambu lalu lintas dan pengemudi tetapi tidak fokus pada bagaimana persiapan kendaraan itu sendiri.

Setiap kejadian hal hal yang tidak diinginkan terjadi kita sebagai manusia hanya mampu menyalahkan dan mudah sekali menuduh atas apa yang terjadi dari sumber akibat itu sendiri. Namun yang akan SEJATI Bengkel bahas adalah dari sisi faktor pentingnya perawatan yang tepat untuk mencegah kecelakaan itu sendiri diluar dari human error (manusia) sebagai pelaku dan rambu rambu lalu lintas yang sudah diinformasikan disetiap jalanan.

Human error saat berkendara menurut SEJATI Bengkel hanyalah bagian kecil akan penyebab kecelakaan itu sendiri, mengapa? karena jika mobil dirawat dengan tepat dan mengikuti standart yang berlaku pada kendaraan itu sendiri maka kecelakaan akan mampu dicegah atau diminimalisir.

Hal hal yang terjadi pada umumnya adalah akibat REM BLONG dan ini  terjadi karena kita sering tidak peduli saat melakukan perawatan atas kendaraan tersebut dan kebanyakan dari kita hanya berpikir uang atau materi semata. Pada dasarnya faktor keselamatan pada berkendara itu dapat kita cegah jika kita berfokus pada sumber yang menimimalisir kejadian tersebut yaitu terletak pada REM. 

SEJATI Bengkel memperhatikan hal ini dan selalu memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan berkendara untuk sahabat Sejati Bengkel karena didalam prinsip managemen dari SEJATI Bengkel adalah bengkel yang dibuka untuk membuka peluang pekerjaan dan turut mencegah kecelakaan serta menciptakan kondisi kendaraan seperti suasana berkendara saat mobil tersebut baru, dengan akselerasi dan rem yang mampu dirasakan seperti baru adanya.

Apa yang seharusnya dilakukan saat perawatan kendaraan adalah pemeriksaan rem secara berkala. Bagaimana cara mengindentifikasi adanya gejala atau faktor yang dapat dipelajari mengenai rem disaat berkendara?

Mari kita bahas bersama sama dari atas dasar dasar analisa dan diagnosa SEJATI Bengkel.

  1. Saat direm posisi pengemudi merasakan adanya dorongan kedepan dan seolah roda belakang terlambat atau tidak ikut mengerem. Bagaimana cara mengetahuinya sederhana saja saat dipanaskan kita jalankan pelan kemudian kita rem, perhatikan posisi tubuh kita saat melakukan pengereman, apakah akan ikut terbawa kedepan, dan begitu pula mobil kita mundurkan perhatikan dengan cermat apakah badan kita terhempas atau tidak dan body mobil bagaimana? jika mobil berjalan mundur dan direm dirasakan hanya depan saja yang berfungsi maka dipastikan rem belakang memerlukan penyetelan pada kampas rem untuk mobil yang mengunakan system TROMOL.
  2. Posisi Hand Rem saat ditarik terasa tinggi, kemudian bagaimana seharusnya yang tepat? yang tepat saat posisi hand rem tidak aktif (posisi tertidur pada posisi handrem dan lampu indikator merah tidak menyala) maka hand rem tidak aktif. Perhatikan pada waktu mengaktifkan hand rem dengan cara tarik pelan pelan dan dengar berapa kali bunyi kuncian hand rem tersebut . jika melebihi dari 7-9 kembali maka lakukanlah pemeriksaan kampas rem dan stel kembali kampas rem kendaraan tersebut (khusus yang mengunakan system tromol)
  3. Minyak Rem/Brake Fluid sebaiknya dicek setiap 10.000 km bukan masalah berkurang atau tidaknya namun kita cek apakah minyak rem tersebut masih baik atau sudah mengandung banyak air didalam penampungan minyak rem tersebut. Minyak rem dalam kurun waktu tertentu akan menjadi air karena sifanta mengikat air dari hasil oksidasi panas dan dinginnya saat terjadinya pengereman.

Dari hal hal tersebut diatas jika kita fokuskan pada saat perawatan niscaya kita turut mencegah terjadinya kecelakaan atau paling tidak kita mampu menimalisir kejadian yang tidak kita inginkan. Faktor utama saat berkendara bukan hanya mesin semata tetapi rem itu yang menjadi utama dan prioritas saat berkendara.

Semoga artikel ini bermanfaat dan mari kita bersama sama turut serta menjaga keselamatan disaat berkendara selain dari sisi kesehatan fisik dan tentunya menghormati serta taat akan rambu rambu yang ada didalam perjalanan.

Tetap utamakan keselamatan, taati rambu rambu lalu lintas sehingga selamat sampai tujuan.

Torsi dan Power Pajero/Innova Venturer/Fortuner Loyo

Apa kabar Sahabat SEJATI Bengkel dimanapun berada? Senantia sehat dan berkah barokah adalah doa dari kami untuk sahabat SEJATI Bengkel dimanapun berada. Hari ini kita akan membahas dan mungkin sangat sering mendengar kata TUNE UP namun sangat disayangkan dimana kata kata tersebut hanyalah sebagai kiasan dengar dan katanya, tetapi tidak diaplikasinya secara nyata.

Hari ini kita membahas kata TUNE UP supaya sahabat SEJATI Bengkel dapat memilih bengkel yang tepat dan dapat menghasilkan kepuasaan berkendaraan dimana hasil dan tentunya dengan uang yang dikeluarkan adalah sebanding. Kembali kita membahas tentang TUNE UP, TUNE UP bukanlah hanya menganti oli atau filter filter semata tetapi sebuah kata yang memiliki cara kerja sistematis karena kata tersebut memiliki arti yang sederhana adalah TUNING and UP.

Melalui video dibawah ini SEJATI Bengkel memberikan bukti nyata bahwa mobil kesayangan sahabat SEJATI Bengkel baik 3 silinder atau lebih berbahan bakar solar atau pertalite, kami memberikan hasil yang berbeda dan performance kembali seperti serasa baru.

Pada kasus mobil Pajero, Innova Diesel, Venturer, Fortuner dan mesin diesel commonrail lainnya mengalami keluhan kehilangan tenaga, loyo, lemot dan lain lain. Semua itu akan sirna dan mobil kembali memiliki torsi serta tenaga seperti semua di SEJATI Bengkel. Berikut ini adalah bukti nyata di mana air mineral dalam kemasan gelas tidak tumpah dan tetap tenang saat mesin dihidupkan.

Dari video diatas adalah bukti nyata, apapun kendaraan Sahabat SEJATI Bengkel jika mengalami torsi dan tenaga yang kurang maksimal atau mengalami penurunan pada performance, saran dari SEJATI Bengkel adalah Tune Up lah dengan tepat pada bengkel yang memiliki standart teknis TUNE UP yang tepat sehingga hasil dari apa yang telah dilakukan menjadi bermanfaat dan secara otomatis maka prinsip ekonomi akan terjadi pada managemen keuangan untuk per

Semoga Bermanfaat dan Salam sukses berkah barokah.

 

Cara Flushing Oli Matic Mobil yang tepat

Banyak sahabat SEJATI Bengkel yang terkadang membeli mobil bahkan yang sudah memiliki mobil masing binggung dalam hal perawatan mobil maticnya. Perlu digaris bawahi bahwa mobil matic dan manual adalah jenis transmisinya sehingga tidak ada perbedaan dalam perawatan mobil manual dan matic pada mesinnya, yang membedakan adalah cara perawatan pengantian oli pada transmisi matic dan manual.

Sebelum kita membahas tentang cara flushing oli matic, perlu diketahui bahwa perbedaan dasar pada mobil bertransmisi manual memiliki pengantian oli transmisi yang memiliki sifat dan karakteristik pada mobil mobil pada umumnya, berbeda untuk mobil bertransmisi automatis atau matic yang memiliki perbedaan karakter dan jenis yang berbeda sesuai dengan system transmisi itu sendiri apakah mengunakan oli jenis ATF atau CVT.

Penjelasan detail mengenai transmisi matic akan kita bahas pada konten yang berbeda karena hari ini SEJATI Bengkel akan memberikan tutorial beserta bukti yang nyata yang terjadi akibat efek ketidakpahaman tentang perawatan oli mobil matic.

Seperti kita ketahui banyak yang beranggapan bahwa pengantian oli mobil matic masih terjadi simpang siur baik informasi yang didapat maupun yang didengar katanya maupun informasi yang beredar dikalangan pecinta otomotif. Mari kita bahas detail mengenai flushing oli matic.

Gambar diatas adalah skema atau bagan dari transmisi matic.

 

BAGAIMANA CARA YANG TEPAT MELAKUKAN FLUSHING OLI MATIC

Pada umumnya banyak yang binggung dalam memilih bengkel yang dapat dipercaya untuk menganti oli matic baik secara konvensional maupun mengunakan alat modern, namun SEJATI Bengkel akan mengajak dan memberikan informasi secara konvensional sehingga dapat dimengerti dan dipahami hasil dari flushing oli matic itu sendiri. Mari kita perhatikan video dibawah ini.

Dari video diatas adalah hasil yang dilakukan dengan flushing baik secara alat atau konvensional pada umumnya, namun di SEJATI Bengkel Purwokerto memiliki Standart Operasional Prosedur yang mengacu pada standarisasi system mekanisme transmisi yang terinstall pada mobil tersebut.

Flushing oli mobil matic dengan menganti oli matic adalah hal yang berbeda, jika menganti maka hanya dikeluarkan melalui lubang baut pembuangan atau melalui slang pengembalian yang berada pada system mobil transmisi matic tersebut, biasanya untuk pengantian hanyalah 3-4 liter. Berbeda dengan flushing oli matic dapat menghabiskan 6 – 10 liter oli untuk sekali melakukan flushing oli matic secara keseluruhan. Pembahasan secara teknical akan kita bahas pada konten berikutnya atau melalui channel youtube solution tv official.

Berikut ini adalah gambar hasil dari setelah dilakukan pembersihan pada carter atau bak penampung oli transmisi, nampak sekali berbeda dengan video diatas dimana oli sudah diflushing dengan cara mengunakan alat atau pun konvensional tetap nampak kotorannya karena flushing yang tepat menurut SEJATI Bengkel adalah membuka tutup carter atau bak penampung oli transmisi matic tersebut.

Pada Gambar dibawah ini adalah bagian dari filter oli matic yang kita turunkan dari transmisi sebelum dibersihkan.

terlihat masih nampak berkilau efek oli dan sludge/lumpur oli yang menempel pada filter oli tersebut. Berikut ini adalah hasil setelah kita lakukan pembersihan pada filter oli.

Dari gambar diatas sangat jelas perbedaannya setelah dilakukan pembersihan secara konvensional dibandingkan dengan sebelumnya saat baru diturunkan pada transmisi.

Kiranya pengetahuan tentang perbedaan dan kebinggungan tentang teori teori flushing oli mobil matic terjawab sudah dan keputusan mengenai pengantian atau flushing oli matic baik secara konvensional maupun secara alat modern ada pada Sahabat SEJATI Bengkel, karena hasil apapun yang dilakukan dalam penanganan flushing oli matic baik mengunakan konsep dari SEJATI Bengkel maupun secara pada umumnya akan membawa hasil yang berbeda pula pada gerak mekanical transmisi matic tersebut.

Pembelajaran mengenai detail diagram dan penjelasan mobil matic akan kita kupas tuntas pada konten berikutnya dan juga jangan lupa untuk saksikan video video edukasi kita pada playlist youtube https://www.youtube.com/user/apboys2987

Semoga Bermanfaat.

Tips membeli Lampu berdasar Watt, Lumen/Kelvin

Sahabat Sejati Bengkel dimanapun berada, kita sering binggung dan bahkan pernah merasa membeli lampu baik itu LED, HID atau Halogen mengalami masalah atau ketidakpuasan baik secara hasilnya atau efek yang di timbulkannya.  Saat ini banyak jenis lampu yang beredar dan dijual secara online maupun offline dan tidak sedikit membuat kita binggung dan bahkan sering tergoda untuk membelinya.

Melalui situs ini SEJATI BENGKEL akan memberikan tips bagaimana cara memilih lampu yang terbaik untuk menghiasi kendaraan Sahabat Sejati Bengkel. Pada saat membeli atau memilih lampu terkadang kita binggung dan bertanya tentang spesifikasi lampu yang tertulis baik secara LUMEN atau KELVIN. Mari kita bahas satu satu apa arti dari spesifikasi lampu lampu yang beredar diaftermarket sehingga kita tepat membeli dan mendapatkan kepuasaan akan hasilnya.

LUMEN

Lumen merupakan satuan pengukuran cahaya yang dapat dihasilkan oleh sumber cahaya (lampu) sesuai dengan pembahasan tema ini. Semakin tinggi nilai lumen tersebut maka cahaya lampu akan semakin terang.

Membahas tentang lumen maka biasanya akan terhubung dengan kata Lux dan Candela. setelah kita mengetahui tentang Lumen maka Lux merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur kecerahan pada permukaan benda.

Sedangkan Candela disamakan cahaya lilin, semakin besar angka Candela semakin kuat cahaya menyebar.
Candela atau perhitungan satuan cahaya lilin dianggap sebagai angka satuan cahaya dari lampu.
Candela dihitung dari kekuatan sinar cahaya seluruhnya. Tidak memasukan hasil angka arah cahaya, dan hasil akhir kekuatan cahaya.

Secara Kesimpulan untuk dunia otomotif biasanya mengunakan Lumen dan watt pada spesifikasi lampu yang beredar berikut ini adalah analog gambaran dari perbedaan candle, lumen dan Lux.

 

KELVIN

Kelvin adalah ukuran yang digunakan untuk menggambarkan suhu warna suatu sumber cahaya. Berikut ini adalah spesifikasi yang memberikan gambaran tentang hangat atau sejuknya sumber cahaya.

  • Temperatur warna adalah cara untuk menggambarkan penampakan cahaya yang diberikan oleh sebuah bola lampu. Itu diukur dalam derajat Kelvin (K) pada skala dari 1.000 hingga 10.000.
  • Suhu Kelvin untuk aplikasi pencahayaan komersial dan residensial berada pada skala dari 2000K hingga 6500K.
  • Suhu warna bola lampu memungkinkan Kita mengetahui seperti apa tampilan dan nuansa cahaya yang dihasilkan.
  • Suhu warna bola lampu ditetapkan menggunakan dasar suhu warna berkorelasi (CCT).

Sedangkan secara ukuran Kelvin maka dapat dilihat dari warna cahayanya.

  • Kurang dari 2000K mengeluarkan cahaya redup hampir sama dengan lilin.
  • 2000K-3000K mengeluarkan kilau putih kekuning kuningan.
  • 3100K-4500K menghasilkan cahaya putih yang terang.
  • 4600K-6500K mengeluarkan cahaya biru-putih.
  • 6500K ke atas mengeluarkan rona cahaya kebiruan yang terang,

Secara sederhana dalam pemilihan pembelian lampu pada di aftermarket mari kita analogkan sebagai berikut:

Contoh Lampu dengan nilai 4000 Kelvin mempunyai warna cahaya agak kekuningan. Lampu ini cocok dipake pada waktu malam, hujan ato menembus kabut. Sedangkan dengan nilai 6000 Kelvin memiliki cahaya putih agak biru. Secara penampilan mengunakan lampu ini terlihat keren. Tetapi sayangnya lampu ini akan menyusahkan saat kondisi hujan atau menembus kabut.

Kemudian hubungannya dengan WATT atas informasi LUMEN serta KELVIN bagaimana? Seiring perkembangan teknologi serta tuntutan penghematan energi, penggunaan teknologi lampu LED lebih hemat dan lebih kecil dalam menyerap energi yang dibutuhkan, lampu LED  menghasilkan cahaya yang lebih terang jika dibandingkan dengan lampu-lampu pada generasi sebelumnya.Cahaya LED seringkali kita memahaminya bergantung pada besaran daya (watt). Dimana semakin besar watt LED maka semakin tinggi pula harganya. Lalu dari mana kita tahu sebuah harga lampu LED akan sesuai dengan kualitasnya?Tentunya dari hasil pengujian. LED memiliki empat aspek yang harus diperhatikan yaitu:

  1. konsistensi warna
  2. usia pakai
  3. colour rendering
  4. lumen yang terdiri dari kuat cahaya penerangan dan efikasi.

Perlu dipahami bersama bahwa dalam memilih lampu LED, yang harus diperhatikan adalah tingkat pencahayaan lampunya (lumen). Jadi jangan terlalu terpaku pada besaran daya (watt) apalagi terpaku pada harga lampu LED sebagai perbandingan. Selama tingkat pencahayaan yang didapatkan sesuai kebutuhan, maka lampu dapat digunakan meskipun berdaya rendah.

Tetapi, dari keempat aspek tersebut lumen merupakan aspek yang sering kali dihiraukan. Padahal, ini merupakan yang terpenting dan terdapat cara perhitungan khusus untuk menilai berapa lumen yang tepat untuk kebutuhan penerangan baik di dalam ataupun diluar ruangan.

Dari penjelasan diatas kiranya Sahabat SEJATI Bengkel mulai dapat memilih mana yang lampu yang tepat dan sesuai untuk kebutuhan dalam menambah performance penampilan pencahayaan pada kendaraan Sahabat SEJATI Bengkel.
Terima kasih semoga bermanfaat, teriring doa salam sukses dan bahagia.

Lampu LED, HID & Halogen

Pada era sekarang kita terkaang binggung memilih tentang perbedaan lampu LED, Bulbs (Lampu standart bawaan mobil) dan HID. masing masing lampu ini memiliki karakter yang berbeda dan tentunya juga berpengaruh pada ketahanan baterai atau ACCU itu sendiri, dimana Kuat Arus yang dibutuhkan masing masing pada jenis lampu tersebut berbeda.

Selain itu Sahabat Sejati Bengkel juga pernah mendengar atau mengetahui tentang Lampu Projie, apakah lampu projie itu? Lampu Projie adalah istilah lampu projector. Nah,didalam lampu projector itu terkadang terdapat lampu HID bisa juga ada LED.  Mari kita kupas tuntas semua tentang lampu mobil dengan kelebihan dan kekurangannya.

  • LAMPU LED

Adalah Lampu LED (Light Emitting Diodes) adalah lampu yang berguna untuk beberapa bagian dalam mobil atau motor dan bus bahkan dirumah sebagai keperluan hiasan atau aksesoris untuk menunjang penampilan. Dikenal memiliki ketahanan yang lebih baik dan intensitas cahaya lebih terang dibandingkan jenis lampu lain membuat LED semakin disukai. Selain itu kelebihan lainnya dari lampu ini adalah tidak memerlukan daya terlalu besar, hemat energi, dan juga ramah lingkungan.

Ditambah lagi lampu LED juga tahan terhadap guncangan walaupun jalan yang dilalui cukup kasar. Kalaupun memang rusak, sangat mudah untuk menggantinya.

Jenis lampu LED mobil yang dipakai saat ini adalah :

  1. LED T10  lampu ini banyak dipakai di seluruh mobil dan biasanya dipakai untuk menjadi lampu senja, sein dan lampu plat nomor dan lampu indikator dasbor tetapi untuk dasbord dan panel lainnya biasanya mengunakan lampu LED T5.
  2. LED T20 biasanya dipakai untuk lampu sein, lampu mundur dan lampu rem. Perbedaannya dibanding dengan lampu LED T10 atau T5 adalah dari ukurannya.
  3.  Floodlight Jenis Lampu ini biasanya ditaruh pada eksterior mobil sebagai lampu tembak dan memiliki kekuatan pencahayaan yang besar dan sangat terang.
  4. LED Lumited menjadi jenis lampu paling populer, biasanya dijadikan lampu utama/headlamp mobil yang terdapat di bagian depan. Lampu ini memiliki daya yang tinggi sehingga sangat cocok untuk menjadi lampu utama.
  5. LED Dome Light dipasang pada kabin mobil cahaya untuk menerangi kabin mobil saat malam hari LED Dome Light masih menggunakan teknologi bohlam.
  6. LED SMD  dikenal sebagai pengganti dari LED Dome Light. Dengan cahaya warna putih yang lebih terang membuat LED SMD lebih sering dipakai dibandingkan LED Dome Light karena memiliki teknologi lebih baik.
  7. LED COB ​Lampu kabin di bagian plafon biasanya menggunakan LED COB (Chip On Board). Bentuknya seperti satu papan dengan ribuan chop LED.

 

  • LAMPU HID

Lampu mobil HID sudah ada sejak tahun 90-an dan dipakai pertama kali di mobil-mobil mewah, seperti BMW, Mercedes, dan Audi. Sumber cahaya lampu mobil HID berasal dari gas Xenon yang dialiri listrik. Cahaya yang dihasilkannya lebih terang dari lampu Halogen, punya daya tahan lebih lama, dan tidak butuh watt tinggi.

Banyak masyarakat yang menggunakan lampu HID sebagai bohlam lampu utamanya. Lampu HID sendiri adalah lampu dengan nyala yang sangat terang seperti sinar matahari. Karena terangnya itu, menurut Divisi Humas Polri, lampu ini bisa membahayakan pengendara maupun kendaraan lain yang ada di depan.

Penggunaan lampu mobil ini pun pada dasarnya telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 pasal 23 dan 24. Dalam peraturan tersebut, telah jelas disebutkan jenis bahkan jarak pemasangan lampu secara detail. Penggunaan lampu mobil High Intensity Discharge (HID), yang konon memiliki sinar putih memang bisa membuat tampilan kendaraan Sahabat Garasi lebih mewah. Namun perlu diingat, pada saat musim hujan penggunaan lampu mobil HID justru bisa berbahaya loh Sahabat Garasi. Meski terlihat terang dalam cuaca panas, namun ketika berkendara di bawah guyuran hujan, sinar putih HID justru lemah. Artinya, pancaran sinar tidak sanggup menembus derasnya hujan dan cepat membuat headlamp cepat kusam.

  • LAMPU HALOGEN

Halogen adalah jenis bohlam yang paling banyak dipakai untuk lampu utama mobil. Lampu jenis ini memiliki filamen atau kawat pijar. Keunggulan bohlam halogen adalah perawatan mudah dan harga terjangkau. Kelemahannya cahayanya kalah terang dan butuh daya listrik besar apalagi jika mengunakan watt besar maka diperlukan biaya tambahan untuk membeli relay untuk dapat mensuplay arus dibutuhkan.

KESIMPULAN

Dari Penjelasan mengenai secara kesimpulan untuk mendapatkan lampu mobil atau motor yang sangat ekonomis yaitu mengunakan lampu LED selain keawetan dan daya tahan serta terang dari lampu LED tersebut juga membuat usia baterai atau ACCU menjadi lama dan secara otomatis beban mesin akibat kerja alternator pun menjadi ringan dan akan membuat bahan bakar mobil menjadi lebih irit.

Demikian penjelasan mengenai lampu dari SEJATI Bengkel untuk sahabat SEJATI Bengkel dimanapun berada, teriring salam sukses untuk para sahabat semuanya.

 

 

 

Bengkel system Paket Perawatan AC dan Mesin di Indonesia

Sejati Benggkel adalah bengkel UKM pertama di Indonesia yang mengunakan system apket Perawatan Berkala dengan harga yang transparant dan terlihat jelas pada Banner yang berada dilokasi Sejati Bengkel.

Sejati Bengkel selalu berinnovasi dan mengikuti teknology dengan peralatan UKM yang beriringan dengan teknology terbaru.

Bagi sahabat Sejati Bengkel yang terlah melakukan perawatan berkala untuk Paket Tune Up kami memberikan buku perawatan disetiap mobil beserta dengan stiker untuk perawatan selanjutnya. Selain daripada itu pada mobil yang telah masuk database system Sejati Bengkel diberikan garansi jasa untuk storing atau jasa bergantung dari jenis perawatan yang telah dilakukannya.

Sejati Bengkel juga aktif di beberapa kegiatan sosial dan organisasi serta menjadi bagian dari anggota struktural pada kepengurusan organisasi tersebut. Saat ini Sejati Bengkel adalah pencetus dan Ketua organisasi Air Conditioner untuk Otomotif dengan legalitas yang diakui oleh negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejati Bengkel adalah Bengkel UKM pertama yang menjadi agen/dealer beberapa prinsipal Produk Otomotif Air Conditioner di Indonesia.

  • Dealer AC Sanden
  • Denso Partner Shop
  • Dealer AC refrigerant TOPRE (dalam proses)
  • Thermoking (masih dalam penjajakan)

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami pada nomer telp atau wa pada nomer 081244401119 atau silahkan chat langsung pada kolom diujung kanan bawah untuk dapat langsung berinteraksi dengan Sejati Bengkel.

Terima kasih teriring doa salam sukses untuk saabat Sejati Bengkel dimanapun berada.

TREND Menambah Freon/Refrigerant

Wow artikel ini menarik tentunya tentang hal menambah freon/refrigerant. Bagaimana ciri ciri dan mengapa melakukan menambah refrigerant? SEJATI Bengkel akan mengupas tuntas tentang hal ini karena hal ini banyak terjadi kekeliruan yang mengakibatkan AC mobil sahabat SEJATI Bengkel menjadi semakin parah tanpa disadarinya.

Ciri ciri AC Bermasalah dapat kita pelajari dengan diagnosa sebagai berikut :

  • Tutup Pentil

Pada system AC mobil sahabat SEJATI Bengkel tentu saat membuka kap mesin melihat dua pipa dimana salah satunya tertulis huruf besar H dan L. H pada tutup pentil pada system AC berarti adalah High dan jika disentuh maka akan berasa hangat tetapi berbeda dengan tutup yang tertulis huruf L pada pipa system AC itu artinya Low dan pipa saat dipegang atau disentuh akan dingin dan biasanya pipa dan biasany berembun karena kondensasi. Untuk mengecek system AC masih bekerja baik sahabat SEJATI Bengkel hanya perlu memegang atau menyentuh pipa L saja untuk memastikan apakah terjadi kondensasi dan mengeluarkan keringat dingin. Jika masih dingin pada pipa L tersebut maka dapat dipastikan system AC pada mobil sahabat SEJATI Bengkel masih bekerja baik.

  • Angin dari Kisi Pelan Tapi Dingin

Jika mengalami angin yang keluar dari kisi kisi angin kecil dan sudah melakukan tahapn pengecekan diatas maka dapat dipastikan yang terjadi adalah General Cleaning. Angin berasa kecil bukan berarti tidak dingin tetapi artinya dingin masih berasa hanya hembusannya terlalu kecil. Hal ini terjadi karena kotoran pada filter kabin atau evaporator yang disebabkan karena jarang dilakukan pengecekan atau pembersihan dan atau menjaga kondisi karpet mobil selalu bersih. Menjaga kebersihan AC mobil sahabat SEJATI Bengkel dapat disaksikan pada youtube atau artikel kami pada website ini.

  • Dari Kisi kisi keluar angin saja

Jika tiba tiba atau lama lama AC mobil Sahabat SEJATI Bengkel dirasa yang keluar angin saja maka dapat dipastikan terjadi masalah pada system AC Sahabat SEJATI Bengkel dimana masalah yang biasanya terjadi leaking/kebocoran pada system AC tersebut. Namun bisa terjadi  karena masalah pada magnit clutch atau kompressor itu sendiri. Hal ini akan kami jelaskan pada artikel berikutnya, karena saat ini kita membahas tentang trend era mengisi freon/refrigerant saat dirasa kurang atau tidak dingin.

 

TREND Menambah Freon atau Refrigerant adalah hal yang seharusnya tabu dilakukan? Hal ini karena dapat dipastikan terjadinya kebocoran/leaking atau masalah pada system AC mobil Sahabat SEJATI Bengkel. Efek dari menambah refrigerant dapat membuat budget atau pengeluaran belanja perawatan AC Sahabat SEJATI Bengkel semakin membengkak. Berikut ini kita kupas tuntas mengapa SEJATI Bengkel tidak menganjurkan Penambahan Freon/Refrigerant.

Efek Menambah Refrigerant/Freon:

  1. Jika terjadi leaking atau kebocoran maka oli kompressor akan keluar bersamaan dengan freon/refrigerant. dari hal ini maka dapat disimpulkan saat menambahkan refrigerant dapat dipastikan pada kerja kompressor tidak ada oli yang melumasi kerja pada system kompressi dari kompressor tersebut.
  2. Menambah refrigerant ditambah oli, ini juga SEJATI Bengkel tidak menyarankan karena siapa yang dapat mengetahui lebih cepat mana refrigerant/freon dengan oli keluar? Jika kita berasumsi bahwa keluar refrigerant lebih dahulu baru kemudian oli maka saat kompressor bekerja tanpa oli apa yang terjadi?
  3. System AC mobil Sahabat SEJATI Bengkel akan tercampur dengan udara dimana pada system pada AC mobil tidak boleh adanya kotaminasi dengan udara, jika system terjadi kontaminasi udara maka terjadi AC tidak dingin dan system akan hitam dan tentunya yang terjadi adalah kerusakan pada kompressor Sahabat SEJATI Bengkel dan tentunya akan berakibat pada semua komponen pada system AC mobil Sahabat SEJATI Bengkel mengalami keausan dan membuat budget/biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar.

Hal ini kita kupas tuntas supaya pengetahuan ini dapat dimengerti akan maksud dan tujuannya sehingga budget anggaran perawatan mobil Sahabat SEJATI Bengkel dapat terkontrol dan termanagemen dengan baik dan tepat. Lakukanlah konsultasi dan pengecekan pada bengkel bengkel kepercayaan Sahabat SEJATI Bengkel dimanapun berada sehingga tidak memiliki dampak yang lebih besar pada anggaran perawatan mobil.

Tolak dan Usahakan melakukan pengecakan kepada ahlinya daripada hal yang terlihat sepele berakibat menjadi fatal karena anggaran menjadi membengkak. Memang saat menambahkan freon/refrigerant terlihat murah namun akibatnya bukannya murah tetapi menjadi mahal. Jika memang terpaksa dan dipaksa oleh keadaan selalu ingat beberapa hal diatas supaya tidak dikelabuhi oleh oknum oknum yang membuka usaha bengkel hanya karena orientasi uang belaka. Selalu lihat jarum pada low dan high pada meteran refrigerant supaya kita tahu bahwa yang dilakukan benar benar penambahan atau hanya memasang meteran belaka.

Demikian informasi hari ini dan untuk lebih detail dapat disaksikan pada link youtube kami pada play list BUKA KARTU AC  di channel youtube kami. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Pelumas pada kompressor AC

Sistim pendinginan itu pada dasarnya adalah adanya aliran panas dan penyerapan panas yaitu saat perubahan dari fase padat menjadi cair, atau dari cair ke gas.

Sebenarnya  kerja dari suatu sistim pendingin itu tergantung pada kombinasi dari penguapan dan kondensasi. Pada saat penguapan, cairan dibiarkan menguap, disini terjadi proses penyerapan panas dari sekelilingnya hingga ruang menjadi dingin dan diatur sesuai tingkat pendinginannya. Peristiwa ini terjadi dengan kondisi tekanan rendah, hingga penguapan dapat sempurna.

Cairan pendingin harus lah ditampung kembali dan dirubah dari bentuk uap untuk menjadi cair kembali. Proses dari uap ke bentuk cair ini dilakukan dengan tekanan, dimana uap itu ditekan dan dipaksa melalui coil2 pendingin untuk mengkondensasikan uap itu menjadi bentuk cair kembali.

Sistim Pendinginan Dengan Kompressor.

Pada dasarnya alat yang digunakan adalah : compresor, condensor, valve expansi atau pipa kapiler, evaporator dan sistim pipa.

Gambar sederhana  sbb :

2016-05-29-14-51-522016-05-29-14-29-19

 

ac mobil 4

Sebagaimana terlihat compressor mengkompresikan uap dengan tekanan rendah yang datang, menjadi bertekanan tinggi dan panas, uap panas dan bertekanan tinggi itu dipaksa melalui condensor atau cooling coils, yang biasanya didinginkan dengan udara atau air, yang akan memindahkan panas dari uap dan mengkondensasikannya menjadi cairan yang bertekanan tinggi yang kemudian dialirkan ke pipa kapiler atau valve expansi, dimana tekanannya akan berkurang, nah saat itu cairan pendingin akan menguap kembali dengan menarik panas dari sekitarnya di evaporation coil hingga ruangan menjadi dingin dan kemballi berubah menjadi uap yang panas yang masuk ke dalam kompresor, demikianlah seterusnya dengan mengulang siklusnya. Baik di condenser dan coil expansi diberi pengatur tekanan dan temperatur, demikian pula peralatan tambahan diperlukan dalam design  dari unit sistim pendinginan.

Sistim Pendinginan Dengan Absorsi.

2016-05-29-14-27-11

Sistim ini dengan melakukan sedikit perubahan dari diatas dimana uap pendingin dihisap dari expansion coil kedalam absorber dimana didalamnya bercampur dan larut dalam cairan media pendingin. Kemudian konsentrat cairan pendingin dipompa kedalam generator dimana uap pendinginan yang tidak murni disini diberi panas untuk dimurnikan dalam rectifier, lalu uap pendingin dialirkan ke coil kondensasi dan berubah kembali ke bentuk cair dengan pendinginan air proses ini berlangsung pada tekanan tinggi, cairan pendingin yang telah terkondensasi dialirkan ke coil ekspansi, demikian hingga terjadi  siklus yang baru.

Kompresor.

Yang paling penting pada sistim pendinginan adalah kompressor, berbagai jenis kompressor dapat digunakan seperti : Reciprocating, rotary, centrifugal dan screw compressor dimana jenisnya yang dapat menghisap gas pendingin  dengan tekanan rendah dan mengeluarkannya dalam bentuk gas bertekanan tinggi.

Kompresor untuk sistim pendinginan ini ada yang tipe terbuka yaitu motor penggerak dan kompresor terpisah dan ada pula sistim hermetic yaitu motor listrik dan kompressor berada dalam satu rumah yang diseal rapat dan adapula sistim semi hermatic dimana ada penutup yang dapat dibuka untuk servis atau perbaikan, tipe hermatic berbeda dengan normal gas compressor, karena baik pelumas dan cairan pendingin diisi saat pembuatan di pabrik dan diseal.

Compressor Kendaraan : Semi Hermatic

ac mobil 3

Minyak Pelumas Untuk Refrigerator / Mesin Pendingin

Pelumas untuk Refrigerator sesuai dengan perkembangan cairan pendingin sendiri misalnya :

Amonia,Carbon Diokside, Sulfur Dioxide, Methyl Chloride, Freon dapat menggunakan pelumas yang berasal dari minyak mineral misalnya dari napthene base dan paraffin base tergantung mana yang paling dominan.

Napthenic base itu untuk yang membutuhkan karakteristic : A.P.I gravity yang rendah demikian pula dengan viscosity index, pour point, aniline point yang rendah, sedangkan parafinic base untuk yang lebih besar karakteristiknya dari diatas.

Berbagai Factor Yang Mempengaruhi Pelumas Refrigerator :

Viskositas.

Sebagaimana dengan sistim pelumasan lainnya, viskositas merupakan hal yang sangat penting, pelumas haruslah mampu melumasi bagian bagian yang bergerak dan mampu menjadi seal bila dibutuhkan.

Ukuran dari viskositas untuk refrigerator tergantung dari disain mekanis, temperatur kerja dan kebutuhannya. Karena pelumas ini bercampur dengan cairan pendingin pada pase cair dan gas maka jelas ada pengurangan viskositas, belum lagi ada akibat dari pencampuran tsb yang harus ditanggulangi.

Pabrik pembuatlah yang menentukan viskositas yang digunakan, setelah melalui percobaan, sebagai contoh :  Hubungan viskositas dengan tekanan dari cairan pendingin.

2016-05-29-17-39-06

Grafik ini akan berbeda lagi bila menggunakan cairan pendingin lainnya.

Stabilitas.

Pelumas harus lah tetap stabil pada perubahan temperatur, sebelum pelumas ditetapkan menjadi pelumas refrigerator maka harus dilakukan test lab, yang  paling populer yaitu dengan menggunakan tube gelas  yang diberi tutup dan vakum seperti contoh pada gambar, dimana pelumas diberi besi dan copper yang biasa terdapat pada sistim refrigerator, yang kemudian dipanaskan dengan waktu dan suhu yang telah ditentukan. Kemudian dilihat hasilnya apakah pelumas menjadi gelap, berubah asam, formasi endapan, halogen bebas yang terbentuk dsb. Berbagai metode test mis : Elsey, Flower dan Kelley, Phillips dan Tiffany dapat digunakan, dimana pada dasarnya sebatang copper dan sebatang steel dimasukan dalam cairan pelumas dan cairan refrigerant dalam tabung gelas yang kuat dan divacum kemudian dipanaskan pada temperatur dan waktu pemanasan sesuai dengan masing2 standard pengetesan.

2016-05-29-17-33-18

Oxidasi.

Meskipun pelumas refrigerator berhadapan dengan panas baik saat pengetesan di laboratorium dan actualnya saat kompresor bekerja, oxidasi adalah hal yang tidak terlalu penting untuk sistim pendinginan, mengapa ?, karena kompressor sebelum diisi cairan pendingin dan pelumas di vacum terlebih dahulu dan diseal dari udara hingga tidak terdapat  O2 yang menghasilkan oxidasi, kecuali bila ada kerusakan diseal kompresor atau sistim lainnya, pernah kami lakukan pemeriksaan disalah satu instalasi pendingin untuk pembuatan Ice cream di salah satu pabrik ice cream, dimana terjadi amonia sebagai cairan pendingin tersumbat karena adanya endapan, yang mana setelah kami lakukan test terhadap pelumas bekas jumlah kandungan air nya melebihi batas yang diijinkan, jelas disini terjadi kebocoran udara, dan setelah diurut kebocoran terjadi di compressornya.

Bagaimanapun ketahanan terhadap oxidasi kadang2 digunakan untuk mengukur ketahanan pelumas terhadap perubahan kimia misalnya kestabilan terhadap suhu, deposit dan endapan yang mungkin dapat terjadi karena reaksi dengan cairan refrigerator tampa hadirnya oxigen, sebagaimana terjadi dengan pemakaian cairan pendingin HCR untuk sistim pendinginan, dimana umur pemakaian pelumas mineral oil akan menjadi lebih pendek karena perubahan kimianya karena bertemu dengan HCR ( akan dijelaskan dalam training berikut test lab yg pernah dilakukan ).

Kemampuan Pelumas Terhadap Temperatur Yang Rendah

Kemampuan ini tergantung dari kemampuan solubelitas dari pelumas dan cairan pendingin yang digunakan dan efisiensi dari unit oil separator, oleh karena itu pelumas yang berkwalitas tinggi dibutuhkan disini, dimana tidak akan sampai terjadi tersumbat karena menjadi padat, atau timbul nya deposit2 wax didalam pipa2, valve expansi,  evaporator dan sistim keseluruhannya.

Yang menentukan kemampuan pelumas bekerja dengan baik pada temperatur yang rendah adalah :

Pour Point

Adalah kemampuan pelumas untuk tetap mengalir pada temperatur yang paling rendah tanpa terjadi gangguan.

Pelumas dengan base napthenic biasanya lebih rendah Pour Point nya dibanding parafinnic base dengan viskositas yang sama. Karena makin tinggi viskositas pelumas maka pour point nya pun makin tinggi. Penting sekali dalam memilih Pour Point yang tepat, terutama untuk cairan pendingin Amonia, dimana cairan amonia dan pelumas bercampur sempurna dimana pelumas dan cairan amonia dalam temperatur yang rendah bersama-sama, apakah pelumas akan menjadi padat, flock atau muncul wax.

Floc Point.

Dalam sistim dimana cairan pendingin bercampur dengan pelumas, floc Point menunjukkan kemampuan dari pelumas pada temperatur rendah. Sistim test yaitu dengan mencampurkan 10 % dari pelumas kedalam cairan pendingin dalam tube gelas yang ditutup rapat, didinginkan sampai muncul wax. Temperatur saat munculnya wax ini disebut Floc Point, perbandingan 10% tadi adalah jumlah yang biasa terjadi saat sirkulasi di sistim.

Consolute Temperatur.

Ini adalah temperatur yang paling rendah dimana seluruh pelumas bercampur dengan cairan pendingin.

Tingkat solubelitas tergantung dari jenis pelumas, viskositas, temperatur dan ratio dari minyak yang larut dalam cairan pendingin.

Seperti grafik dibawah ini :

2016-05-29-17-41-54

Setiap jenis pelumas dan cairan pendingin mempunyai grafik yang berbeda

Kandungan Air dan Dielectric Strength.

Sistim pendinginan haruslah bebas dari moisture, bila menjadi ice maka akan menyumbat bagian2 yang vital.

Dengan adanya moisture akan merusak cairan pendingin dan akan bereaksi dengan yang lain, misalnya amonia akan membentuk compound yang sangat korosif pada copper. Salah satu syarat khusus dari pelumas adalah kandungan moisture haruslah serendah2nya. Salah satu cara untuk mentest bebas dari air adalah dielectric strength test. Sedang untuk pelumas yang sedang dipakai dapat diketahui dengan  metode Karl Fisher ( karena panjang dapat diterangkan saat Traning).

Foaming.

Ada yang menyatakan bahwa jumlah busa yang sedang pada pelumas membuat pelumasan lebih efektif, meredam bunyi dari metal2 bergesekan, kemampuan menyangga beban meningkat pada sistim pelumasan splash. Tetapi sebaliknya untuk pelumasan yang menggunakan pompa sistim forced feed.

Volatility.

Pada kondisi temperatur  dan tekanan yang tinggi pelumas untuk refrigerator harus tidak boleh menguap berlebihan pada kondisi kerja, hal ini akan mebuat oil separator overload dan terjadi penumpukan pelumas.

(dikutip dari beberapa sumber)

Tutup Radiator

Tutup radiator adalah hal yang sangat sederhana dan seolah hanya menutup air dari radiator, namun sadarkah sahabat Sejati Bengkel tentang peran utama Tutup Radiator ini dalam system pendinginan mesin mobil? Yuk kita bahas tentang cara kerjanya dan yang menjadi salah satu penyebab mobil mengalami overheat.

Dari Gambar diatas kita jelaskan tentang nama bagian dari Tutup Radiator, namun bagaimana langkah kerjanya? berikut ini langkah dan system kerja dari tutup radiator beserta fungsinya.

Apa fungsi tutup radiator?
Tutup radiator memiliki beberapa fungsi :
  1. Membuat sistem pendingin tertutup dari kontaminan luar.
  2. Dengan menjaga tekanan pada sistem pendingin, itu meningkatkan titik didih.
  3. Tutup radiator memungkinkan pendingin untuk mengalirkan ke ekspansi saat pendingin menjadi panas.

Bagaimana mencari tutup radiator yang tepat?

Tutup radiator yang tepat memiliki standart tekanan sesuai dengan spek dn kriteria pada system pendingin mobil tersebut dengan ukuran PSI. Mencocokkan PSI YANG ADA sangat penting dalam memilih penutup radiator sahabat SEJATI BENGKEL serta ukuran dari SEAL seperti gambar berikut ini.

Bagaimana Cara kerja Tutup Radiator?

Ketika cairan pendingin terlalu panas, tekanan semakin meningkat karena berada di ruang tertutup. Tutup radiator berfungsi sebagai katup pelepas yang disetel agar terbuka pada titik tekanan maksimum. Biasanya ini diatur pada kepadatan 15 pound per inci persegi (psi). Ketika tekanan cairan di dalam radiator melebihi 15 psi, itu memaksa katup terbuka, memungkinkan panas untuk keluar dan cairan pendingin berlebih mengalir ke tangki reservoir radiator. Setelah radiator dingin, cairan pendingin dalam tangki reservoir radiator yang meluap akan kembali tersedot ke radiator melalui overflow tube.

Detail penjelasan videonya pada link berikut ini https://youtu.be/VY54ooAvgVg

 

Kapan dilakukan Pengantian atau Bagaimana dengan Perawatannya?

Tidak ada Perawatan pada tutup Radiator yang ada adalah Pengantian dengan ciri sebagai berikut :

  1. Vacuum Valve (keterangan lihat gambar diatas) sudah mulai keropos atau korosi
  2. Gasket atau Seal sudah mulai usang.

Dari ciri tersebut diatas sebaiknya segera lakukan pengantian dengan spek standart masing masing mobil sahabat Sejati Bengkel dan selalu diingat bahwa ukuran PSI pada setiap karakter system pendingin mobil berbeda, jika tidak menemukan yang bertuliskan mengenai tekanan maka acuannya adalah diameter ring gasket/seal.

Semoga bermanfaat dan selamat beraktifitas.

 

Hari gini Menambah Kabel Ground Pada Mobil

Era saat ini adalah era yang luar biasa dimana banyak peluang baik secara mendidik logis dan tidak logis tentang aksesoris dunia otomotif. Pada hari ini Sejati Bengkel mengajak sahabat Sejati Bengkel untuk belajar lebih dalam tentang dunia Otomotif dari sisi tentang Ground atau penambahan aksesoris kabel ground pada mobil.

Mari kita bahas satu demi satu tentang arti dan fungsi dari Kabel Ground (negatif) pada unit mobil kesayangan sahabat sejati bengkel.

Grounding pada Mobil adalah sebagai penghantar arus negatif (tanda minus pada sumber baterai)

Fungsi ground adalah sebagai penghantar arus negatif pada mobil dan terhubung melalui body dan mesin mobil kesayangan Sahabat Sejati Bengkel. Sebuah lampu atau alat listrik akan menyala jika terdapat dua kutub negatif dan positif yang menghantar arus listrik sehingga lampu tersebut akan menyala.

Perlukah adanya penambahan kabel grounding

Kondisi ini diperuntukan untuk mobil mobil lama dimana penghantar ground pada body sudah mengalami keropos maka arus negatif yang dihantarkan oleh sumber tegangan atau Accu akan menjadi terhambat oleh adanya keropos atau korosi pada mobil. Untuk mobil mobil saat ini kabel grounding sudah disediakan dari pabrikasi dan arus yang terhubung dengan ECU berasal dari sumber tegangan ACCU atau baterai. Namun banyak sekali informasi didunia maya tentang penambahan kabel ground dan banyak informasi sugesti yang mengatakan adanya perubahan pada saat berkendara baik secara akselearasi atau secara kelistrikan itu sendiri.

Berikut ini kami akan jelaskan secara detail kenapa dan mengapa diperlukan penambahan kabel grounding dengan scala analisa dari sebab akibat:

  1. Lampu kurang terang biasanya terjadi akibat arus ground kurang maksimal karena terjadi korosi pada body atau ngefonk pada kabel pengantar ground (namun biasanya ini terjadi pada kabel yang bukan standart pabrik), jika kabel yang berasal dari standart pabrik biasanya lampu redup efek kurangnya ground yang disebabkan oleh korosi atau kendor. Dalam hal ini apakah diperlukan adanya tambahan kabel ground? untuk mobil yang masih standart dan lampu masih mengunakan dari standartnya ini tidaklah diperlukan dan tidak mungkin terjadi kecuali sudah pernah diganti dengan kabel aksesoris atau dimodifikasi dengan kabel yang bukan standart bawaan pabrik.
  2. Alternator diberikan kabel ground, dalam hal ini mari kita belajar lebih dalam tentang alternator dan fungsinya, alternator adalah pengisi arus dan tegangan ke sumber tegangan baterai/ACCU, sehingga yang menstabilkan tegangan adalah sumber tegangan atau baterai. Alternator akan menjadi bermasalah jika menghasilkan sumber tegangan yang tidak beraturan dan biasanya akan mempengaruhi kinerja dari Sumber tegangan atau Baterai itu sendiri. Dari sini sahabat sejati bengkel dapat mengetahui garis besar fungsi dan kegunaan alternator itu sendiri. Lebih detail lagi mari kita menganlog pada sebuah sepeda dengan dinamo yang menghidupi lampu, apakah ada sumber tegangan baterai? tentunya tidak ada karena arus dan tegangan yang dihasilkan berdasar pada putaran roda dan tidak memiliki sumber tegangan baterai sehingga lampunya terang dan redup mengikuti laju dari roda tersebut.
  3. ECU pada mobil mobil saat ini sudah dilengkapi ECU dan didalam ECU sendiri sudah ada ada kapasitor dan beberapa komponen lain yang mendukung system pengaturan arus dan tegangan pada setiap komponen dari masing masing sendor sesuai dengan kebutuhannya. Arus dan sumber tegangannya berasal dari sumber tegangan atau baterai. dari sini sudah dapat kita ketahui secara logika cara kerja dan bagaimana ECU itu sendiri bekerja.
  4. Kompressor AC memerlukan arus dan tegangan hanya untuk menghidupkan kompressor tetapi tidak pada body kompressor itu sendiri tetapi untuk memberikan arus pada Magnit Clutch. Bagaimana cara kerja AC mobil dapat disimak pada artikel Youtube sejati bengkel tentang AC mobil.https://www.youtube.com/watch?v=GsYreBFbA5M
  5. Transmisi pada transmisi matic mobil, arus dan tegangan listrik berada didalam transmisi dan diatur oleh ECU yang berada di SELENOID transmisi yang terletak dibagian bawah dalam transmisi.

Dari ulasan tadi diatas dapat diketahui bahwa fungsi kerja ground sudah terstruktur dan pabrik mengeluarkan mobil sudah melalui Research and Development tentang kelistrikan mobil apalagi yang terhubung dengan ECU itu sendiri. Genteng Jatiwangi Genteng Murah 

Kabel Grounding diperlukan jika mobil tersebut mengalami banyak korosi pada body atau penghantar ground tersebut atau sudah melakukan pengantian kabel dengan kabel yang berada dipasaran sebagai aksesoris dimana kasus yang terjadi kabel tersebut mengalami ngefonk atau jamur baik dari sisi kabel ground maupun pada kabel penghantar arus positif.

Demikian ulasan mengenai penambahan kabel body sebagai penghantar ground dan dengan penjelasan yang detail dan logis menurut versi sejati  bengkel dan berikut penjelasan mengenai kapan mobil tersebut memerlukan atau diperlukan adanya penambahan kabel ground.

Semoga bermanfaat dan marilah kita semua berpikir secara logis mengenai azas manfaat dan tidak hanya berdasar sugesti atau katanya yang tidak berdasar secara kajian teknik maupun secara kajian logika.

Terima kasih dan tetap waspada dalam berkendara serta cek mobil sahabat sejati dengan baik dan benar terutama REM sebagai faktor keselamatan utama dalam berkendara.

 

Pasang AC Baru Bermasalah

Sahabat Sejati Bengkel tentunya ada beberapa yang unit mobilny sejak membeli baru terkadang tanpa AC terutama adalah kendaraan niaga. Pada era saat ini A/C pada kendaraan niaga sangatlah dibutuhkan untuk menciptakan suasana nyaman pada saat berkendara, terutama disaat panas terik dan cuaca hujan yang sangat menganggu pemandangan karena kaca terhalang kabut disaat hujan.

Pemasangan A/C pada unit mobil niaga banyak yang tidak memperhitungkan masalah kualitas dari pemasangan serta produk dari apa yang diinstall pada kendaraan niaga tersebut. Terkadang kita lengah karena berpikir murah sehingga tidak memikirkan masalah kualitas dari produk tersebut apalagi berpikir mengenai system yang diinstall pada kendaraan niaga tersebut.

Syarat Pemasangan A/C Baru yang Berkualitas

Tentunya masih banyak Sahabat Sejati Bengkel yang masih awam tentang dunia A/C mobil, dari informasi ini dan semua informasi yang kita berikan melalui Youtube dengan link https://www.youtube.com/user/apboys2987  berisi mengenai informasi yang aktual tanpa tendensi danpenuh edukasi. Namun disini kita akan memberikan informasi detail mengenai persyaratan apa saja yang perlu diketahui oleh Sahabat Sejati Bengkel sehingga Sahabat Sejati Bengkel akan mengetahui mana bengkel yang memiliki Human Resource yang memahami tentang A/C beserta systemnya atau hanya kemampuan hafalan saja sehingga akan berorientasi pada Money Oriented dan mengesampingkan Kualitas pengerjaan dan pemasangan A/C pada unit kendaraan niaga Sahabat Sejati Bengkel.

Inilah Ketentuan ketentuan yang harus diketahui Sahabat Sejati Bengkel

  • Tanyakanlah dahulu Produk atau Merk yang akan dipergunakan atau diinstal pada unit kendaraan.
  • Apakah memiliki Garansi baik secara part, jasa dan refrigerant
  • Instalasi pada system secara prosentase mengunakan bahan bahan pipa atau slang karet.
  • Berapa lama pengerjaan.

Mengapa kami memberikan beberapa hal informasi tentang ketentuan ketentuan yang harus diketahui Sahabat Sejati Bengkel? Hal ini kami informasikan sebagai ilmu atau kajian dan pertimbangan dalam hal kualitas dari pemasangan A/C baru yang akan diinstall pada unit kendaraan Sahabat Sejati Bengkel.

Garansi wajib dipertanyakan karena disinilah faktor bengkel tersebut memiliki mindset money oriented atau berorientasi pada Kualitas. Dalam hal ini tentu akan ada nilai yang berbeda secara budget dan berhubungan dengan kualitas serta keawetan dari atas apa yang telah dinstall pada system A/C unit kendaraan Sahabat Sejati Bengkel.

Sebagai informasi untuk sahabat Sejati Bengkel semua produk yang dimiliki bengkel dan didapat dari Distributor Resmi memiliki Garansi dan tentunya ini menjadi acuan Garansi pada setiap pengerjaannya jika dikerjakan mengunakan SOP baku yang ditentukan oleh Pihak Prinsipal dari Pabrikasi Part A/C itu sendiri.

Perbedaan pengunaan Pipa Aluminium dan Slang Karet juga mempengaruhi system pendinginan baik secara system mekanisme maupun pada kabin unit kendaraan yang diinstall serta keawetan dari Kualitas system pendingin itu sendiri.

Demikian sekilas informasi mengenai Pemasangan A/C baru pada unit kendaraan operasional Sahabat Sejati Bengkel, semoga bermanfaat dan untuk informasi lebih lanjut mengenai pemasangan Baru A/C maupun perawatan A/C mobil Sahabat Sejati Bengkel silahkan hubungi kami melalui telp yang tercantum pada website ini.

Terima kasih semoga bermanfaat dan salam sehat dan sukses selalu……..

Apa dan Bagaimana TUNE UP yang benar

Apa Kabar Sahabat SEJATI BENGKEL dimanapun berada, senantiasa kita panjatkan Puja dan Puji syukur kepada Tuhan YME atas segala kenikmatan dan ksehatan yang telah diberikan olehNya.

Hari ini SEJATI BENGKEL akan menjelaskan tentang TUNE UP bagi sahabat SEJATI BENGKEL dimanapun berada.

Apa sih sebenarnya kata Tune Up itu dan mengapa sahabat SEJATI BENGKEL selalu kebengkel mengatakan TUNE UP dan toh pada akhirnya tidak semua dari kita mengeluh setelah melakukan TUNE UP mobil tidak ada bedanya.

TUNE UP  diambil dari kata Tuning and Up yang berarti adalah mentuning kembali atau mengembalikan kembali performa mesin beserta komponen komponennya atau bahwakan menjadikan mobil menjadi memiliki performance seperti baru kembali.

Langkah langkah yang tepat pada pengerjaan TUNE UP Mobil adalah sebagai berikut :

  • Pengecekan Kondisi Mesin baik secara Pelumasan, system pendingin mesin atau radiator, sampai dengan masalah elektrical atau lampu lampu.
  • Pengecekan Rem beserta komponen komponennya mengapa rem menjadi bagian TUNE UP karena rem merupakan sumber keselamatan kita dan selayaknya disaat kendaraan kita dilakukan TUNE UP maka orientasi utama adalah REM. Ingat “SAFETY FIRST” disinilah peran SEJATI BENGKEL mengedukasi dan memberikan pelayanan yang berbeda dengan bengkel bengkel pada umumnya disaat proses pelaksanaan TUNE UP.
  • Pengecekan Pelumas pada gear atau gardan dan Pelumas pada transmisi.
  • Pengecekan Kaki kaki dan baut baut roda dan mengecek apakah ada part part yang mengalami keausan.
  • Pengecekan System Pedal Kopling atau free play kopling
  • Pengecekan System Air Conditioner atau AC baik secara general cleaning atau periodical cleaning dengan menganti filter kabin.

Itulah sekiranya pengetahuan yang dapat SEJATI BENGKEL berikan tentang pengertian atau pengerjaan TUNE UP yang mengacu pada Keselamatan dan Kenyamanan Berkendara sehingga performa kendaraan menjadi seperti kendaraan baru.

Perlu diketahui juga bahwa mobil mobil yang diproduksi era tahun 2000 an keatas sudah mengacu pada LOW MAINTENANCE sebagai bukti bahwa banyak bahan yang dipergunakan untuk Intake dan lainnya mengunakan bahan yang terbuat dari Raisin atau sejenis serat karbon.

Kemudian yang menjadi pertanyaan Sahabat SEJATI BENGKEL adalah Kapan sebaiknya perawatan atau TUNE UP dilakukan?

SEJATI BENGKEL menyarankan melakukan setiap 10.000 km atau 6 bulan mana lebih cepat tercapai dahulu. Namun jangan kemudian Sahabat SEJATI BENGKEL beranggapan bahwa semua bengkel akan melakukan hal yang sama. Mengapa Demikian?

Banyak pelaku jasa bengkel yang kurang memberi edukasi langsung terhadap pemilik mobil tentang Apa dan Bagaimana melakukan perawatan yang baik dan benar dan sahabat SEJATI BENGKEL pun akan bertanya kembali Mengapa Demikian? Baiklah akan kita bahas secara analisa umum dengan urutan sebagai berikut:

  • Ketidak pengetahuan tentang Produk dan Knowledge mengenai Pelumas yang beredar.
  • Ketidak pahaman dalam menganalisa tentang masalah dan kinerja mesin secara struktural dari sebab karena kebanyakan yang ditanggani adalah Akibat.
  • Mindset atau pola pikir tentang sebuah usaha bengkel hanya tentang uang dan bukan pada kualitas akan hasil pengerjaan.
  • Mindset tentang kekuatiran rejeki.

Namun tidak semua seperti itu, yang kami berikan gambaran dan analisa diatas karena banyak keluhan pemilik kendaraan yang bercerita bahwa semua bengkel adalah sama padahal pada kenyataannya tidaklah semua sama bergantung dari kualitas dan management bengkel itu sendiri dalam orientasi pola pikirnya didalam usaha yang dijalaninya.

Semua pilihan dan keputusan ada pada Sahabat SEJATI BENGKEL dimanapun berada, namun kami selalu memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan nyata tentang dunia otomotif secara apa adanya dengan bahasa yang sensasional, inspiratif dan tentunya edukatif.

Sebagai penutup dari artikel ini Pesan SEJATI BENGKEL adalah

“Jangan pernah membeli Pelumas dengan trend merknya tetapi pelajari Product dan Knowledgenya tentang produk tersebut karena kelangsungan keawetan mobil sahabat SEJATI adalah Pelumas yang paling penting untuk perawatan Mesin tanpa mengesampingkankomponen yang lainnya”.

Demikian artikel TUNE UP ini semoga bermanfaat dan jangan pernah lupa untuk subscribe Channel YOUTUBE SEJATI BENGKEL karena kami lebih rutin memberikan informasi melalui konten YOUTUBE.

 

Best Regards,

SEJATI BENGKEL

 

 

Mengatasi kelangkaan Spare Part AC Nissan

Berita dan informasi dunia otomotif tentang hengkangnya atau pindahnya pabrik Nissan di Indonesia dan berpindah ke Thailand membawa efek pada harga mobil bekas mobil mobil nissan. Selain itu juga berpengaruh terhadap peredaran spare part baik untuk mesin, understeel/kaki – kaki dan spare ac mobil itu sendiri.

Namun hari ini Sejati Bengkel mengajak pembaca membahas tuntas tentang spare part AC Mobil Nissan secara spesifik. Hal ini kita informasikan berdasarkan pengalaman tentang pencarian spare part Kompressor AC Nissan terutama Nissan Xtrail T31 2000 cc. Kebanyakan yang beredar adalah part dari nissan T31 2500 cc. Informasi yang didapat dan dirangkum oleh Sejati Bengkel adalah spare part tersebut ditarik dari peredaran. Mengapa terjadi sedemian rupa karena merk yang dipergunakan pada mobil mobil nissan adalah kompressor buatan dari Calsonic Kansei.

 

Persamaan kompressor dari Calsonic Kansei ini adalah Kompressor AC buatan Valeo, namun tidak semua jenisnya kompressornya dibuat, untuk jenis kompressor AC MObil Nissan Xtrail T31 2000cc ini sejati bengkel melakukan beberapa perubahan seperti kompressor mengunakan denso dan tentunya juga dengan slang fleksibel dari slang high maupun low.

Gambar diatas adalah contoh dan bentuk kompressor Calsonic Kansai yang rusak akibat kekurangan oil dan terlalu tinggi tekanan high pressurenya.

Bagaimana detail prosesnya dan videonya bisa disaksikan pada link youtube kami yang merupakan cara kami mengedukasi kepada Sahabat Sejati Bengkel dimanapun berada.

Thermostat Mobil

Apa arti dan fungsi Thermostat pada mobil

Thermostat adalah sebuah perangkat yang bekerja memutus dan menghubungkan aliran liquid atau cairan pada system gerak mekanical dan memiliki fungsi sebagai pengatur suhu yang ditentukan oleh Contact Temperatur sensor dengan mengunakan prinsip elektro-mechanical.

Thermostat ini berasal dari istilah bahasa Yunani kuno yaitu Thermo yang artinya adalah Panas dan Statos yang memiliki arti sebagai status quo atau tetap sama. Jika Kedua kata tersebut disatukan maka akan menjadi arti sebagai “menjaga panas tetap sama”.

Bagaimana Cara kerja Thermostat 

Thermostat bekerja pada range suhu 95 – 100 derajat celcius. Air yang mengalir dari slang atas radiator akan tertahan oleh katup thermostat sampai suhu yang 95 -100 derajat celcius maka thermostat akan membuka dan mengalirkan ke dalam system mesin dan air yang mengalir akan terus dipompa oleh water pump.

Berikut ini adalah gambar water pump

water pump berfungsi memompa air dan mensirkulasi melalui water jacket kedalam mesin.

Kelebihan dan Kekurangan Pemasangan atau Melepas Thermostat

Melepas thermostat akan mempengaruhi kinerja mesin secara signifikan, hal ini terjadi karena air yang mengalir dari radiator langsung menuju ke mesin dan hanya diputar oleh waterpump dan dibantu oleh fan/motorfan yang bekerja tanpa ada sekat pembagi kapan terjadinya pendinginan pada aliran pendingin yang mengalir.

Detail video saksikan pada link berikut https://www.youtube.com/watch?v=MccFJG13XXc

Efek melepas Thermostat membuat proses panas mesin tidak stabil atau tidak sesuai dengan temperatur kerja yang dibutuhkan oleh mesin tersebut, sehingga jika kita berkendara pada jalan yang lancar tanpa hambatan maka temperatur terbaca seolah normal. Akan tetapi jika kita berkendara pad akondisi tanjakan atau kondisi macet maka kerja mesin akan maksimal akibat dari sirkulasi udara yang dilepas melalui kisi kisi radiator tidak maksimal efek dari panas yang berlebih pada system kerja mesin tersebut dan bahan bakar menjadi lebih boros.

Jika kita memasang thermostat maka kerja temperatur mesin pada posisi ideal karena panas dan dinginnya mesin terbagi pada thermostat dan oksidasi berjalan secara baik dan tidak memiliki efek samping berlebih dibanding dengan melepas thermostat dimana kondisi saat macet dan panas temepratur akan semakin meningkat dan dapat menyebabkan overheat dikemudian hari.

Demikianlah informasi mengenai system pendingin sebagai informasi dan pengetahuan baik secara cara kerja dan gambaran teknisnya.

Suasana Kerja Di SEJATI BENGKEL

Apa kabar Sahabat Sejati Bengkel, marilah kita senantiasa bersyukur atas segala kenikmatan apa yang kita rasakan saat ini.

Inilah bagian dari sebuah kesederhanaan suasana kami, namun selalu belajar dan memberikan yang terbaik serta hasil dan kualitas performance mesin yang berbeda dengan kenyamanan pengereman yang berbeda dibandingkan dengan yang lain.

Oleh karena itu SEJATI BENGKEL memiliki motto “We Are Different With The Others”. inilah sedikit gambaran suasana dan penanganan unit unit yang masuk di SEJATI BENGKEL yang berasal dari luar kota Purwokerto.

Demikian gambaran suasana kerja SEJATI BENGKEL dengan kesederhanaan kami hanya mampu memberikan hasil yang terbaik dalam kenyamanan berkendara dengan low cost and high comfortable driving of your car.

Terima kasih dan selamat beraktifitas.

Ciri-Ciri Kompresor AC Mobil Bermasalah

Jika Anda merasa ada yang tidak biasa pada kinerja AC mobil, kecurigaan pertama patut ditujukan kepada kompresor AC. Gejala-gejala ringan seperti bunyi tak wajar, hembusan udara panas di rpm rendah, bisa jadi indikasi awal rusaknya kompresor.

Kami menerima rangkuman ciri-ciri kompresor AC mobil mulai bermasalah dari beberapa sumber terkait dan diringkas dari beberapa pengguna mobil yang sudah pernah mengalami masalah tersebut dan beberapa montir bengkel AC.

Dari informasi tersebut, ternyata tak cuma suara yang menjadi gejala, ada beberapa ciri yang membuat Anda harus waspada dan segera mengecek kompresor AC. Mari kita kupas, bahas, dan kenali ciri-ciri kompresor AC yang bermasalah:

1. Bunyi Ciri-cirinya: Pada saat tombol AC diubah ke posisi “1-2-3” (tanda AC mulai bekerja), terdengar suara agak kasar, atau bisa diartikan sebagai suara ngorok mirip gesekan. Begitu tombol digeser lagi ke posisi “OFF”, suara di balik kap kembali normal. Penyebab suara kasar/ ngorok bisa karena oli kompresor kurang/ habis, piston aus, trush bearing longgar, hingga AS kurang presisi.

2. Kompresi berkurang  Ciri-cirinya: Untuk tahap awal hembusan udara AC terasa kurang dingin apabila mesin berada di rpm rendah. Ketika digas atau mobil mulai jalan di kecepatan tertentu, hembusan berubah dan mulai lebih dingin.

3. Bocor
Ciri-cirinya : Hembusan udara AC tidak dingin secara bertahap, tergantung seberapa besar kebocoran itu. Semakin besar kebocorannya, semakin cepat habis freonnya dan semakin cepat terasa tidak dinginnya udara dalam kabin. Tapi rata-rata kebocoran pada kompresor biasanya memerlukan waktu satu hingga enam minggu, sampai freon habis total.

4. Magnetic clutchCiri-cirinya: Kebanyakan kasus ini terjadi apabila mobil sedang kena macet atau jalan merayap. Udara kabin yang tadinya dingin, tiba-tiba tidak sama sekali. Setelah dimatikan tombolnya beberapa saat, lalu dihidupkan lagi, kinerja AC kembali normal, dan biasanya diiringi RPM mesin tinggi, di atas angka 1 (1.000 rpm).

Nah, jika ditemui ciri-ciri tersebut pada kompresor anda, sebaiknya segera cek ke bengkel AC mobil. Jika diabaikan, kerusakan yang mungkin disebabkan salah satu penyebab tadi bisa merembet ke komponen lain yang membuat kompresor ”jebol”. Siapkan dana antara Rp 2-3 juta untuk memperbaiki kompresor. Ongkos bisa lebih dari Rp 5 juta jika ganti.

Terima kasih, semoga bermanfaat bagi pembaca 🙂

Tips Perawatan Rutin Berkala yang tepat

Hari ini sejati bengkel akan memberikan tips dan gambaran detail tentang Perawtan berkala atau Tune Up dengan hal hal apa saja yang dilakukan oleh Team Sejati Bengkel untuk perawatan kendaraan kesayangan sahabat sejati bengkel yang mempercayakan sepenuhnya kepada kami.

Beberapa hal yang sayang kami utamakan adalah pengecekan sejarah mobil sebelumnya dan menanyakan baik ada atau tidak adanya keluhan supaya kami memiliki analisa dan diagnosa dari apa yang dialami saat berkendara. Setelah kita memasuki tahapan ini maka yang langsung kita handle atau dikerjakan adalah Rem/Brake dahulu dan membuka semua rodanya untuk membersihkan dan mengecek ketebalan kampas rem untuk prioritas keselamatan terlebih dahulu sebelum masuk menangani dalam hal mesin terlebih dahulu.

Langkah berikutnya kita masuk ke dalam system mesin itu sendiri dan dibuka mulai dengan pengetapan oil atau berdasar dari sejarah perawatan itu sendiri perlu dilakukan tindakan FLUSHING OIL atau tidak. Mengapa dan apa serta manfaat flushing oil itu sendiri? Fungsi dari Flushing oil adalah membersihkan sludge atau endapan pada system mesin itu sendiri akibat dari adanya kondensasi gerak mekanik yang menghasilkan keasaman dan merubah zatnya menjadi sludge (sejenis lumpur) pada mesin.

Kemudian selain dari faktor kondensasi tersebut adalah faktor dari Produk & Knowledge dari sifat Oil itu sendiri, Dalam hal ini sangat disayangkan sahabat sejati bengkel dimana tidka adanya pengetahuan oil yang tepat karena dalam system penjualan oil tersebut hanya membicarakan SAE saja dan menganggap Oil tersebut adalah import dan bahkan baik adanya ditambah brand image iklan yang luar biasa. Namun tidak semua oil buruk atau jelek kualitasnya namun sangat sedikit yang mau menjelaskan tentang P & K dari produk oil tersebut sehingga yang terjadi adalah reward dan iklan yang dibicarakan disamping dari sisi oil sendiri.

Mari kita kembali kepada topik untuk perawatan dan bahasan mengenai Oil mesin ini akan kita bicarakan pada kontent/judul lainnya. Setelah melakukan proses pengetapan dan kita lakukan pembukaan pada filter oil maka kita mulai mengecek keadaan filter udara apakah perlu diganti atau tidak berdasar pada situasi area yang sering dilalui oleh kendaraan kesayangan sahabat sejati bengkel. Kemudian kita cek kerengangan dari Gap Busi serta membersihak head busi tersebut dengan kain/ tissue (bukan diamplas).

Langkah berikutnya adalah membersihkan throtle body bukan menyemprotkan dengan mesin hidup tetapi kita lepas dan kita bongkar dengan tujuan benar benar membersihkan kerak kerak karbon hasil pembakaran pada posisi intake dari throttle body itu sendiri.

Setelah semua kita cek maka kita akan mengecek semua kadar liquid dari semua yang ada pada system mesin itu sendiri baik secara liquid rem, liquid accu, liquid reservoir dan lain sebagainya dan tak lupa secara kelistrikan dicek secara scanner dan manual melihat kondisi semua lampu. Langkah yang terakhir adalah mengetes dan mencoba dengan cara dihidupkan secara idle ( kondisi semua sudah kita rapikan dan mesin terisi dengan oil) dengan memastikan apakah ada bunyi bunyi pada mesin tersebut dan pengetesan kondisi system keamanan yaitu rem itu sendiri.

Demikian tips perawatan yang kami lakukan only at sejati bengkel Purwokerto dan kami tetap tunggu informasi dari kami berupa topik topik/ judul judul bongkar tuntas perawatan mobil yang baik dan benar baik secara mesin, ac dan understeel.

Terima kasih dan selamat beraktifitas.

 

Penyebab Kenapa Ac Mobil Mati Secara Tiba Tiba

Ac mobil mendadak mati dan tiba-tiba tidak dingin lagi? Kami akan menjawab pertanyaan mengapa ac mobil mati secara tiba-tiba, yang mungkin pernah atau sedang di temui dengan ac mobil Anda ketika sedang berkendara, sehingga Anda menemukan halaman artikel ini untuk mencari apakah hal yang menjadi penyebabnya.
Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi faktor penyebab kenapa ac mobil mati tiba-tiba, diantaranya adalah:
1. Sekring untuk ac putus :sekring ac putus biasanya di sebabkan oleh konslet terjadi di dalam spull magnet atau field coil magnetic clutch dengan rumah gulungan atau konslet di antara gulungan sendiri sehingga arus listrik mengalir terlalu besar atau mungkin disebabkan sekering ac longgar.

2. Relay Ac Rusak : Relay ac rusak bisa menjadi penyebab ac mati secara tiba-tiba karena relay ac ini yang memberikan suplai arus listrik ke magnetic clutch.

3. V-belt Putus : v-belt putus membuat puli kompressor ac tidak terhubung dengan putaran mesin dan biasanya juga di sertai beberapa komponen yang terhubung dengan v-belt tersebut juga tidak bekerja di antaranya alternator atau water pump.

4. Resistor Blower Rusak : Pada mobil tertentu jika resistor blower rusak selain menyebabkan angin ac tidak berhembus juga menyebabkan kompresor tidak berputar.

5. Field Coil atau Spul Magnetic Clutch Putus :sudah jelas jika field coil magnetic clutch putus maka kompressor ac tidak berputar, yang berputar bersama putaran mesin hanya puli kompressor.

6. Motor Cooling fan mati : Jika motor cooling fan elektrik mati atau motor extra fan tidak berputar sehingga panas kondensor ac tidak dapat di buang,menyebabkan tekanan di kondensor naik atau suhu berlebihan memicu high pressure switch bekerja untuk memutus arus listrik ke magnetic clutch atau sensor temperatur kompressor bekerja dan memutus arus listrik ke magnetic clutch.

7. Sistem Ac Kehabisan freon : Jika kehabisan freon karena terjadi bocor di sistem ac secara otomatis low pressure switch akan bekerja dan memutus arus listrik menuju magnetic clutch,sehingga kompressor berhenti berputar

Demikian beberapa hal yang biasa menjadi penyebab ac mobil mati secara tiba-tiba , semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca dan saudara, Terima kasih

Tentang Kami

Open chat
1
Hallo apa kabar Sahabat Sejati Bengkel
Ada yang bisa kami bantu?